Thursday, 15 November 2012

Gaji UMP Buruh DKI Jakarta, Kalahkan Gaji PNS Golongan IIIA



Membandingkan gaji UMP buruh dengan gaji PNS golongan IIIA, tentu saja sangat menarik saat mengulasnya. Mengingat golongan IIIA banyak yang dilirik kaum sarjana, untuk menjadi abdi negara, tetapi fakta dilapangan kenyataannya, bahwa gaji PNS golongan IIIA yang banyak dilirik kalangan sarjana masih kalah dengan gaji kaum buruh, padahal kaum buruh tidak selamanya tamatan dari perguruan tinggi, bahkan bisa jadi kaum buruh hanya sebatas tamatan SLTA, SLTP atau lebih rendah lagi tamatannya.

Memang sangat menarik membandingkan gaji UMP buruh dengan gaji golongan IIIA di ibu kota Jakarta. Karena dengan kekalahan gaji golongan IIIA dengan UMP buruh di DKI Jakarta membuat sebuah pertanyaan mendasar, bahwa pendidikan tidak selamanya menjadi tolak ukur tentang besarnya sebuah gaji dalam bekerja.

Melihat dari realitas tentang gaji PNS Golongan IIIA, ternyata gajinya terkalahkan dengan UMP buruh di Jakarta. Mengingat gaji PNS golongan IIIA lulusan S1 di Jakarta, gajinya berkisar sekitar Rp 1.906.400, sedangkan gaji kaum buruh dengan UMP di DKI Jakarta berkisar sekitar Rp. 2.216.243.

Melihat dari data diatas dapat diambil sebuah kesimpulan sederhana, bahwa gaji PNS yang dahulu kala dianggap lumayan besar bagi para pelamar kerja, tetapi dengan kurun waktu yang terus berputar, ternyata gaji PNS malah mengalami stagnasi dalam hitungan nominal, padahal kaum buruh dengan UMP sebesar Rp. 2.216.243. Bukan semuanya berasal dari lulusan S1, bahkan bisa sebatas tamatan SLTA, SLTP atau tamatan lebih rendah lagi.

Dengan melihat kenaikan upah minimum Provinsi DKI Jakarta, pada tahun 2012 berkisar sekitar Rp1.529.150, tetapi sekarang menjadi Rp 2.216.243. Berarti kenaikan gaji buruh berkisar sekitar 44%, tetapi kenaikan gaji buruh masih mendapatkan protes dari apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) yang merasa keberatan dengan kenaikan UMP buruh di DKI Jakarta.

Kenaikan UMP buruh di DKI Jakarta merupakan sebuah prestasi besar bagi gerakan kaum buruh, untuk meminta gaji yang layak. Mengingat kaum buruh sudah semestinya mendapatkan gaji yang sesuai dengan kebutuhan hidup, apalagi Jakarta kebutuhan hidup yang begitu tinggi, belum lagi masalah isu kenaikan listrik, isu kebutuhan BBM bersubsidi dicabut, tentu menambah kenaikan kebutuhan pokok melambung tinggi, maka sudah sewajarnya pemerintah daerah maupun pusat menaikkan gaji kaum buruh, agar hidup layak kaum buruh sesegera mungkin terpenuhi.

Melihat dari salinan kesimpulan rapat, tertulis besaran UMP tahun 2013 sebesar Rp 2.216.243 atau 112 persen dari kebutuhan hidup layak (KHL) Rp 1.978.789 per bulan. Maka dengan kenaikan gaji buruh tersebut, sudah selayaknya kata selamat diapresiasikan buat kaum buruh atas kenaikan gaji UMP yang terbilang lumayan besar dibanding daerah lain.

Semoga Allah SWT memberikan rahmat bagi para kaum buruh dan para pengusaha di Republik Indonesia, Amiin....

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........

Wednesday, 14 November 2012

Kaum Santri Menggugat






Kaum santri masa dahulu kala dianggap jauh dari tehnologi, bahkan di indetikkan dengan istilah "kaum gaptek", tetapi dengan perkembangan masa yang kian menggeliat, tudingan miring tentang kaum santri dapat ditepis dengan perlahan-lahan atas kemajuan yang diperolehnya.

Kemajuan kaum santri yang diperoleh selama ini, semua tak lepas dari kerja keras pendidikan pesantren, baik ditingkat pelosok desa maupun sampai ujung pusat kota, bahkan sudah mulai terdapat paradigma pemikiran kaum santri saat menghadapi kondisi era globalisasi yang semakin mengglobal.

Masa globalisasi yang semakin mengglobal ditengah-tengah realita kehidupan, membuat kaum santri berusaha membangun karakter dan kepribadian yang tangguh, untuk menghadapi arus zaman yang semakin tak menentu arah. Karena itu dibutuhkan usaha keras kaum santri dalam menghadapi tantangan zaman, untuk mewujudkan sebuah bangunan antara tehnologi dengan keimanan, agar mampu berpadu satu dalam keutuhan.

Membangun kemandirian kaum santri dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, semua dibutuhkan sebuah proses yang berani, untuk menggapai sebuah cita-cita mulia, tentu dengan berusaha keras dalam mewujudkan sebuah keberhasilan kaum santri, untuk menatap masa depan yang lebih meyakinkan.

Dengan menggugat stigma negatif yang dialamatkan kaum santri, bahwa kaum santri merupakan kumpulan manusia yang tak mengerti kondisi kemajuan zaman, maka sudah waktunya kaum santri menggugat stigma yang dialamatkan tersebut, tentu dengan cara berusaha keras melakukan pembelajaran diri dalam menatap masa depan, agar kedepan kaum santri mampu menunjukkan pada dunia, bahwa kaum santri bisa menghadapi arus globalisasi yang semakin dirasakan bagi kehidupan masyarakat.

Kaum santri menggugat merupakan sebuah realita kehidupan yang terus dibangun, agar kedepan kaum santri benar-benar eksis dalam menatap masa depan yang kian berat disegala arah pertarungan, baik pertarungan ilmu pengetahuan maupun pertarungan ilmu spiritual, tentu semua membutuhkan sebuah proses yang panjang, untuk menghadapi berbagai permasalahan yang menjerat realita kehidupan.

Gerakan kaum santri menggugat sebuah fakta yang tak dapat dipungkiri. Mengingat kaum santri saat ini, mulai banyak yang terjun dikancah lokal maupun internasional dalam mengepakkan sayap-sayap perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan, Sehingga kedepan kaum santri akan mampu menjadi pioneer-pioneer baru dalam memberikan berbagai karya tentang sosial, budaya, tehnologi, politik , dan berbagai karya lainnya, supaya suatu saat dimengerti oleh kelompok yang tak mengerti tentang gerakan kaum santri mengguggat.

Semoga Allah SWT memberi daya pikir yang cerdas, untuk kaum santri disegala penjuru arah angin, agar kaum santri mampu menjadi pioneer-pioneer disegala ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi seluruh alam semesta, Amiin....

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........

Kaum Santri Menggugat




Kaum santri masa dahulu kala dianggap jauh dari tehnologi, bahkan di indetikkan dengan istilah "kaum gaptek", tetapi dengan perkembangan masa yang kian menggeliat, tudingan miring tentang kaum santri dapat ditepis dengan perlahan-lahan atas kemajuan yang diperolehnya.

Kemajuan kaum santri yang diperoleh selama ini, semua tak lepas dari kerja keras pendidikan pesantren, baik ditingkat pelosok desa maupun sampai ujung pusat kota, bahkan sudah mulai terdapat paradigma pemikiran kaum santri saat menghadapi kondisi era globalisasi yang semakin mengglobal.

Masa globalisasi yang semakin mengglobal ditengah-tengah realita kehidupan, membuat kaum santri berusaha membangun karakter dan kepribadian yang tangguh, untuk menghadapi arus zaman yang semakin tak menentu arah. Karena itu dibutuhkan usaha keras kaum santri dalam menghadapi tantangan zaman, untuk mewujudkan sebuah bangunan antara tehnologi dengan keimanan, agar mampu berpadu satu dalam keutuhan.

Membangun kemandirian kaum santri dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, semua dibutuhkan sebuah proses yang berani, untuk menggapai sebuah cita-cita mulia, tentu dengan berusaha keras dalam mewujudkan sebuah keberhasilan kaum santri, untuk menatap masa depan yang lebih meyakinkan.

Dengan menggugat stigma negatif yang dialamatkan kaum santri, bahwa kaum santri merupakan kumpulan manusia yang tak mengerti kondisi kemajuan zaman, maka sudah waktunya kaum santri menggugat stigma yang dialamatkan tersebut, tentu dengan cara berusaha keras melakukan pembelajaran diri dalam menatap masa depan, agar kedepan kaum santri mampu menunjukkan pada dunia, bahwa kaum santri bisa menghadapi arus globalisasi yang semakin dirasakan bagi kehidupan masyarakat.

Kaum santri menggugat merupakan sebuah realita kehidupan yang terus dibangun, agar kedepan kaum santri benar-benar eksis dalam menatap masa depan yang kian berat disegala arah pertarungan, baik pertarungan ilmu pengetahuan maupun pertarungan ilmu spiritual, tentu semua membutuhkan sebuah proses yang panjang, untuk menghadapi berbagai permasalahan yang menjerat realita kehidupan.

Gerakan kaum santri menggugat sebuah fakta yang tak dapat dipungkiri. Mengingat kaum santri saat ini, mulai banyak yang terjun dikancah lokal maupun internasional dalam mengepakkan sayap-sayap perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan, Sehingga kedepan kaum santri akan mampu menjadi pioneer-pioneer baru dalam memberikan berbagai karya tentang sosial, budaya, tehnologi, politik , dan berbagai karya lainnya, supaya suatu saat dimengerti oleh kelompok yang tak mengerti tentang gerakan kaum santri mengguggat.

Semoga Allah SWT memberi daya pikir yang cerdas, untuk kaum santri disegala penjuru arah angin, agar kaum santri mampu menjadi pioneer-pioneer disegala ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi seluruh alam semesta, Amiin....

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........

Tuesday, 13 November 2012

Kegagalan Pencarian Tongkat Musa di Tahun 2012


Pencarian tongkat Musa ditahun 2012 mengalami kendala  yang sangat dahsyat, padahal pencarian yang sudah memakan energi yang begitu besar, untuk mendapatkan tongkat Musa yang diprediksi secara spiritual mampu menciptakan rasa aman dalam kehidupan di alam semesta. Mengingat alam semesta yang dianggap, mulai menampakkan ketidak-nyamanan bagi keutuhan spesies manusia, tetapi fakta dilapangan pencarian tongkat Musa tidak gampang untuk mendapatkannya.

Perkembangan alam yang kian hari mengalami ketidak-seimbangan, memaksa pencarian tongkat Musa dari segala penjuru arah, baik dari darat, air, udara, api, tanah dan segala unsur alam, namun tetap saja belum mampu mendapatkan tongkat Musa, tetapi dengan daya segala cara pencarian tongkat Musa masih terus berlanjut, agar suatu saat dapat ditemukan keberadaannya.

Mencari tongkat Musa yang sudah ribuan tahun hilang dalam kubangan alam, membuat semangat menggebu-gebu bagi sang ekspedisi, untuk memperoleh petunjuk, agar dapat menerima sebuah sinyal tentang tongkat Musa, walaupun kemungkinan sangat kecil mendapatkan tongkat Musa ditahun 2012.

Keberadaan tahun 2012 sudah mulai berakhir, padahal petunjuk masih jauh dari sinyal yang memberi arah secara tepat keberadaan tongkat Musa. Sehingga mengakibatkan kendala yang amat besar dalam pencarian tongkat Musa, namun kalau melihat kondisi sampai saat ini, belum ada petunjuk yang tepat letak keberadaan tongkat Musa, berarti diprediksi pencarian tongkat Musa di tahun 2012 mengalami kegagalan.

Dengan kegagalan pencarian tongkat Musa ditahun 2012, sudah semestinya diusahakan, agar rasa kecewa, sedih, duka, lara, dan berbagai rasa negatif, untuk sesegera mungkin dihilangkan. Karena pencarian tongkat Musa memang penuh dengan rasa misterius, untuk dideteksi keberadaannya, bahkan misteri tongkat Musa sudah terhitung dalam jangka waktu ribuan tahun.

Kegagalan pencarian tongkat Musa di tahun 2012, tak lepas dari kondisi medan yang amat berat, baik secara fisik maupun psikis, mengalami tekanan energi dari dalam maupun energi dari luar. Sehingga kegagalan menimpa sang pencari tongkat Musa di tahun 2012, tetapi semua kegagalan yang mengandung rasa was-was maupun putus asa harus dihilangkan.

Semoga Allah SWT memberikan kemudahan bagi orang yang mau berusaha secara ikhlas dan bersabar, untuk menjalankan tugas sucinya, agar keberhasilan dapat tercapai dengan indah dan bermartabat, Amiin....

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........


Rapatkan Barisan di Pilpres 2014




Sebentar lagi dalam hitungan jangka pendek masyarakat akan dihadapkan pesta besar, untuk memilih calon pemimpin sebuah bangsa dan negara di Republik Indonesia, apalagi pertarungan 2014 akan menyisakan sebuah pertarungan yang amat panas. Mengingat setiap warga Indonesia mempunyai hak memilih maupun dipilih dalam bursa pilpres 2014, namun dengan catatan persyaratan sebagai pemilih maupun dipilih sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Republik Indonesia.

Debat panas disetiap Pilpres tak dapat dihindarkan, baik dalam bentuk media sosial maupun dalam bentuk media massa, tetapi pada substansinya pertarungan dalam merebut kursi panas di Pilpres 2014 nanti, akan semakin panas ditengah hiruk-pikuk kehidupan alam demokrasi yang semakin membahana dari pelosok desa sampai ujung pusat kota.

Bangsa Indonesia termasuk negara terbesar dibelahan bumi dengan sistem demokrasi, tujuannya untuk mencari sebuah pemimpin yang layak dijadikan sebagai nahkoda dalam memimpin perahu sebuah bangunan kebangsaan. Sehingga mulai dari RT sampai tingkat Presiden di Republik Indonesia menggunakan sistem demokrasi, baik melalui musyawarah maupun melalui bentuk pemilihan secara langsung, agar mendapatkan sosok pemimpin yang didukung masyarakat pada umumnya.

Membangun demokrasi di Republik Indonesia membutuhkan jangka waktu yang tak pendek, tetapi jangka waktu yang terus berproses dalam mencari jati diri sebuah bangsa yang berdaulat disegala aspek kehidupan, agar kedepan bangsa Indonesia mampu menjadi bangsa yang tangguh dalam melakukan berbagai aksi, untuk mewujudkan sebuah bangsa yang adil, makmur, sejahtera, dan dicintai rakyat dari Sabang sampai Merauke.

Pertarungan Pilpres 2014 yang semakin hari kian terasa dekat, membuat beragam opini diberbagai media tentang siapa yang layak duduk dikursi paling panas di Republik Indonesia, karena itu banyak tokoh bermunculan, mulai dari Politisi, Artis, Ulama, Pendidik, Pengusaha dan masih banyak lagi dengan segudang profesi yang ingin bertarung di pilpres 2014 nanti.

Pastinya, pertarungan di Pilpres 2014 nanti, semakin memanas disaat mulai hari menjelang pemilihan, tentu akan di isi dari berbagai tokoh dengan segenap profesinya, untuk maju sebagai kandidat terkuat dalam Pilpres 2014 yang akan datang. Sehingga Pilpres 2014 akan digelar dalam jangka waktu yang telah ditentukan, untuk memilih kandidat terkuat yang duduk dikursi panas sebagai nomor satu di Republik Indonesia.

Memenangkan bursa Pilpres 2014 membutuhkan semangat juang tinggi dari berbagai pihak, untuk mendukung sang calon yang akan diusung sebagai kandidat Pilpres 2014 dengan segala kemampuannya, tentu semua kader harus menyusun strategi, agar kelak kandidat yang diusung sebagai capres maupun cawapres dapat memenangkan pertarungan, salah satunya dengan cara merapatkan barisan di Pilpres 2014, agar kelak para tim sukses berhasil membawa kemenangan bagi kandidat yang dijagokannya sebagai pemimpin dinegeri Republik Indonesia saat ini.

Semoga Allah SWT memberikan kekuatan lahir maupun batin kepada para pemilih maupun para kandidat Pilpres, agar mampu menyusun strategi yang jernih, jujur, amanah, santun dalam mengemban tugas dan kewajiban di Pilpres 2014 nanti, Amiin.....

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........