Monday, 19 March 2012

Gerakan Jejaring Kiber dari Ancaman Oknum Malaysia


Sudah tidak asing lagi sebagian besar masyarakat bangsa Indonesia mendengar tentang ulah oknum dari bangsa Malaysia, bagaimana tidak? Oknum Malaysia mengklaim sepihak, seperti produk batik, keris, dan masih banyak lagi hasil karya anak negeri yang di klaim oleh oknum Malaysia. Sehingga menambah daftar panjang rapot merah para oknum Malaysia dalam melakukan tindakan sepihak terhadap hasil karya anak negeri Indonesia.

Berangkat dari berbagai kecurangan para oknum Malaysia, masyarakat bangsa Indonesia perlu Berhati-hati dalam menjaga kekayaan budaya maupun wilayah dari ujung Sabang sampai Merauke, agar kedepan bangsa Indonesia tidak mengalami hal serupa dari para oknum bangsa Malaysia.

Menyelamatkan kekayaan alam bangsa Indonesia merupakan tindakan yang harus di lakukan, apalagi keberadaan hutan di sekitar pulau kalimantan begitu luas belantara. Sehingga kasus pencurian kayu dan pencurian hasil tambang yang di lakukan para oknum Malaysia harus segera di hentikan. Karena, apabila kasus serupa di biarkan, tentu kekhawatiran terbesar akan terjadi kerusakan alam di sekitar pulau Kalimantan yang di sebabkan pencurian para oknum dari bangsa Malaysia.

Bukanlah hal asing mendengar tingkah laku buruk para oknum Malaysia dalam melakukan tindakan destruktif terhadap bangsa Indonesia. Dan yang paling menyakitkan di saat oknum Malaysia mengklaim sepihak atas pulau Ligitan dan Sipadan. Nah! kedua pulau ini telah menjadi hak milik bangsa Malaysia, dari sinilah perlu adanya penjagaan super ketat dari bangsa Indonesia, agar kejadian pengklaiman sepihak tidak terjadi lagi. Bahkan sampai detik ini masalah Ambalat belum tuntas di selesaikan kedua negara tetangga ini.

Bangsa Malaysia terkenal dengan istilah bangsa serumpun dengan Indonesia, tetapi kalau para oknum Malaysia ini terus di biarkan melakukan tindakan destruktif terhadap bangsa Indonesia secara terus menerus, tentu di khawatirkan atas tindakan tersebut dapat memicu konflik yang lebih luas lagi, tentu tidak sebatas masalah SDA atau masalah lain, tetapi dapat terjadi istilah "ganyang Malaysia".

Istilah "ganyang Malaysia" jangan sampai terjadi. Karena itu butuh penegasan dalam menyelamatkan bangsa Indonesia dari para pencuri oknum Malaysia. Sehingga kedepan bangsa Indonesia mampu hidup berdampingan, rukun, damai, tentram dan tidak terjadi saling curiga satu sama lain, tentu dengan catatan hindarkan bangsa Indonesia dari keserakahan para oknum Malaysia.

Pengklaiman sepihak oleh oknum Malaysia atas pulau Ligitan dan Sipadan jangan terulang lagi di nusantara Indonesia, begitu pula dengan keberadaan jejaring sosial kiber dengan alamat www.kitaberbagi.com jangan sampai di klaim sepihak oleh oknum Malaysia. Karena itu dukungan masyarakat sangat di perlukan dalam mengatasi para oknum dari bangsa Malaysia atas tindakan destruktif terhadap bumi nusantara. Semoga kita selalu di beri ketabahan hati dan pikiran, Amiin........

Nuklir Amerika "Memicu" Tsunami Aceh Jilid 2




Penemuan baru dari para ilmuwan mengenai tsunami Aceh mulai dalam tahap penelitian dan tahap uji coba secara ilmiah, agar mampu menguak misteri kebenaran secara tepat dalam mengambil sebuah kesimpulan penyebab utama tsunami di daratan Aceh dan berbagai negara pada waktu bencana maha dahsyat. Mengingat kehadiran tsunami Aceh di tengah-tengah hiruk pikuk kehidupan manusia, telah menelan ratusan ribu nyawa hilang melayang, tentu semua di butuhkan kejelian dalam mengambil data akurat dan tepat sasaran.

Senjata nuklir merupakan alat yang sangat membahayakan bagi kehidupan manusia. Sehingga nuklir harus di jaga secara tepat, agar tidak terjadi penyalahgunaan senjata nuklir dalam kehidupan, tentu dengan tujuan keberlangsungan spesies manusia dapat terjaga dan lestari tumbuh kembang dengan baik di bumi semesta alam.

Bencana tsunami di Aceh dapat terjadi tidak hanya sebatas masalah alam. Namun di temukan sejumlah dugaan, bahwa senjata nuklir Amerika mampu mengguncangkan Aceh, apabila bangsa Amerika menembakkan nuklir di sekitar perairan samudra Hindia, maka tsunami jilid 2 dapat terjadi kembali. Bahkan lebih dahsyat lagi di banding kekuatan tsunami jilid satu. Inilah kekhawatiran baru dari negara dunia ketiga, kalau perang dunia tidak dapat di hindarkan, tentu saja senjata nuklir dapat di jadikan alat menciptakan sebuah gelombang tsunami maha dahsyat.

Kebenaran senjata nuklir Amerika mampu meluluhlantakkan Aceh masih dalam tahap dugaan. Sehingga kebenaran belum terpecahkan seratus persen, tetapi melihat kekuatan senjatan nuklir kemungkinan besar nuklir mampu menghasilkan tsunami Aceh jilid 2. Mengingat senjata nuklir merupakan alat perang yang paling berbahaya sampai detik ini.

Secara teori ilmiah di saat nuklir di hantamkan di samudra, maka air laut akan naik kedaratan, Nah! disinilah dugaan sementara di saat senjata nuklir Amerika menghantam samudra Hindia, ternyata mampu mengakibatkan sebuah ledakan tsunami yang maha dahsyat.

Penyebab tentang keberadaan tsunami memang masih misterius kebenarannya, tetapi penyebab tsunami Aceh masih dalam tahap uji coba dengan proses pencarian secara terus menerus. Sehingga memunculkan sebuah pertanyaan tentang kejadian tragedi tsunami. Apakah penyebab tsunami Aceh murni faktor alam atau ada penyebab lainnya? disinilah perlu sebuah kajian khusus kebenaran tentang penyebab tsunami Aceh, agar mengetahui kebenaran secara pasti atas tragedi tsunami. Mengingat tsunami Aceh telah merenggut ratusan ribu nyawa hilang di telan kedahsyatan tragedi tersebut. Sungguh, Allah maha penyayang segala.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
...



Jejaring Sosial Buatan Anak Negeri



Hitungan hari kehari makin marak saja jejaring sosial dari luar negeri membanjiri dunia maya, khususnya masyarakat Indonesia yang menjadi pasar terbesar sebagai predikat pengguna jejaring sosial.

Sebuah kabar yang baik ketika masyarakat Indonesia sudah mulai mengenal dunia maya, bahkan dari desa maupun perkotaan sudah menggunakannya, tetapi kalau hanya sebagai konsumen terbesar tentunya akan menjadi ironis, sebab sebagai bangsa yang besar tidak seharusnya hanya sebagai obyek belaka, tetapi mampu berperan aktif juga sebagai subyek perubahan.

Lahirnya jejaring sosial buatan Indonesia merupakan sesuatu yang di nantikan untuk mampu menunjukkan eksistensi diri, walau tentunya masih banyak kekurangan apabila dibanding sekelas facebook, twitter dan sejenisnya yang sudah punya nama besar di kancah dunia maya, tetapi hadirnya beberapa jejaring sosial Indonesia paling tidak mampu memberi warna dan mampu menunjukkan bahwa anak bangsa juga dapat membuat jejaring sosial walaupun masih banyak kekurangan di sana-sini.

Hadirnya jejaring sosial Kiber merupakan salah satu warna perkembangan jejaring sosial Indonesia yang saat ini makin marak saja, tetapi team kami sangat menyadari bahwa masih banyak kekurangan fitur maupun aplikasi didalamnya, sehingga saat ini terus berupaya membangun secara maksimal, agar kedepannya dapat lebih baik.

Keberadaan Jejaring sosial Kiber (www.kitaberbagi.com) merupakan buatan anak bangsa yang saat ini masih terus berproses untuk mengembangkan karya sebaik mungkin.

Tulisan singkat ini kami tutup dengan ucapan terima kasih banyak yang sudah bergabung di jejaring sosial buatan Indonesia.

Kenaikan BBM Menambah Tangis Bayi Miskin Indonesia



Kenaikan BBM mulai dekat di rasakan dalam jantung masyarakat. Bahkan mulai terdengar jerit tangis bayi kelaparan menjelang siang maupun malam hari. Karena Ibu tercinta sudah tidak mampu membelikan air susu. Sungguh memperihatinkan nasib kaum miskin Indonesia, tetapi pemerintah selalu mencari alasan, bahwa penikmat subsidi BBM adalah orang kaya, padahal kalau BBM naik tak lepas dapat memicu kenaikan harga barang yang lain. Sehingga menimbulkan kesulitan bagi masyarakat miskin di karenakan harga BBM melambung tinggi di pasaran.

Kalau kenaikan BBM di paksakan dalam kehidupan masyarakat, berarti bencana nasional telah tiba di sebabkan kondisi semakin serba mahal. Nah! bencana BBM ini merupakan peristiwa yang sangat miris bagi kehidupan masyarakat miskin di nusantara, apalagi di picu dengan kenaikan harga barang yang lain di sebabkan dampak buruk kenaikan harga BBM.

Kenaikan Air susu dan makanan bayi tak dapat di hindarkan, apabila kenaikan harga BBM benar terjadi dalam kehidupan masyarakat. Sehingga kaum bayi miskin menjerit sekeras mungkin, menahan lapar dan haus kering kerontang di karenakan bencana kelaparan telah datang, semua di sebabkan dari kebijakan pengelola negara yang sepihak dalam menentukan harga BBM, tentu berangkat dari situ memicu kenaikan harga pangan maupun harga barang keseharian masyarakat.

Melihat kondisi tangis bayi yang semakin bertambah, apabila pemerintah menaikkan harga BBM, tentu membuat luka keperihatinan atas sesama. Sungguh kejadian tangis bayi Indonesia semakin meluas dari pedesaan sampai perkotaan di karenakan harga pangan melambung tinggi, Ayah dan Bunda tak sanggup membeli air susu maupun makanan bagi si bayi miskin, kalau peristiwa kenaikan BBM ini benar terjadi, berarti kondisi ini dapat di katakan sebuah bencana nasional telah tiba di negeri Indonesia. Karena di sebabkan BBM naik dan memicu kenaikan Harga-harga yang lainnya.

Dengan kondisi di atas, sudah dapat di pastikan kemiskinan masyarakat Indonesia semakin bertambah memilukan. Bahkan mengenaskan dengan kondisi tersebut.

Keberadaan kaum miskin di Indonesia semakin bertambah dengan cepat di karenakan kenaikan harga BBM, walau hanya dalam hitungan hari si bayi miskin menangis terdengar begitu keras dari ujung Sabang sampai Merauke.

Gambaran kenaikan BBM sangat memilukan bagi masyarakat miskin, tetapi bagi masyarakat kaya kenaikan BBM tidak menjadi suatu masalah besar. Karena mereka punya uang dan mampu membeli harga BBM dan sejumlah kenaikan harga barang yang lainnya. Inilah kondisi yang sudah semestinya di pertimbangkan pemerintah dalam mengambil sebuah langkah kebijakan, untuk menaikkan harga BBM di tengah carut marut kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kondisi kenaikan harga BBM dapat menimbulkan bencana kemiskinan semakin merajalela, tetapi pemerintah sampai saat ini masih tetap ngotot dengan keputusan akan menaikkan harga BBM, tentu dengan kebijakan sepihak tanpa mempertimbangkan sederet panjang permasalahan ekonomi bagi masyarakat miskin di negeri Indonesia.

Suara jerit tangis bayi mengiringi langkah kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM. Sehingga terdengarlah suara bayi miskin di sekeliling nusantara di sebabkan kebijakan pemerintah yang sepihak, tanpa melihat kondisi masyarakat miskin di sekelilingnya. Inilah yang harus menjadi perhatian pemerintah, sebelum menaikkan harga BBM di negeri nusantara Indonesia. Sungguh, Allah maha bijaksana segala.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).............

Pejabat Mulai Panas Dingin Mendengar Pernyataan Anas "Gantung di Monas".



Sungguh tragis penyakit korupsi di bumi nusantara Indonesia, mulai dari pejabat desa sampai pejabat pusat hampir semua telah melakukan tindak korupsi dalam skala kecil maupun besar. Sehingga bangsa Indonesia telah terkena penyakit kronis yang sangat memperihatinkan di jantung bangsa terbesar di kawasan asia tenggara saat ini.

Pernyataan Anas "Kalau ada satu rupiah saja Anas korupsi Hambalang, gantung Anas di Monas" membuat panas dingin sejumlah pejabat yang telah melakukan tindak korupsi maupun tidak melakukan. Karena pernyataan Anas bukanlah ucapan biasa yang di lakukan para penguasa negeri. Bahkan banyak pendapat hukum gantung jangan di jalankan. Mengingat hukum gantung di duga menyalahi aturan HAM, tetapi Anas telah berani melakukan pernyataan yang tak terduga. Sehingga membuat sejumlah telinga, tubuh dan seluruh raga para pejabat gemetar panas dingin mendengar suara lantang Anas.

Mengingat hukum di Indonesia belum memberlakukan tindak gantung terhadap para pelaku koruptor, tetapi Anas telah berani menyuarakan "Gantung di Monas". Inilah suara mengerikan bagi para pejabat yang telah melakukan tindak korupsi, baik yang sudah tertangkap maupun yang belum tertangkap dalam melakukan tindak korupsi. Lalu pertanyaan datang tak terduga, mungkinkah masih banyak koruptor gentayangan di bumi nusantara Indonesia? Masih banyak manakah koruptor yang sudah tertangkap dan yang belum tertangkap? pertanyaan ini menggelitik seluruh denyut nadi seolah mati suri dalam menjawab persoalan ini. Sebab apabila benar masih banyak para pejabat koruptor yang belum tertangkap, berarti semakin banyak nyawa gentayangan yang siap di gantung di Monas, apabila lembaga peradilan Indonesia telah benar menerapkan hukum gantung bagi para pelaku koruptor.

Menelaah pernyataan Anas tentang "gantung di monas" merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi Mahkamah Konstitusi dalam membuat Undang-undang permasalahan korupsi di Indonesia. Sehingga tantangan Anas merupakan suara pemberontakan lintas batas hukum di Indonesia. Lalu beranikah Mahkamah Konstitusi dengan tantangan Anas dalam menghukum pelaku koruptor dengan cara di gantung? tentu pernyataan Anas sangat membuat panas dingin bagi sejumlah Mahkamah Konstitusi dalam membuat Undang-undang. Mengingat permasalahan hukuman bagi koruptor masih di anggap ringan. bahkan tidak membuat jera pelaku koruptor. Sehingga dengan adanya tantangan Anas dalam menyelesaikan masalah hukuman bagi pelaku koruptor, telah membuat kerja keras bagi pelaku pembuat Undang-undang dalam menangani masalah korupsi di Indonesia saat ini.

Para pejabat dalam menanggapi pernyataan Anas mengalami pro dan kontra. Namun di balik kontra pejabat tertanam rasa was-was dalam diri mereka. Mengingat pernyataan "gantung di monas" merupakan suara maut dalam melakukan tindak hukum yang tegas, berani dan tanpa ragu dalam menegakkan hukum di Indonesia.

Nah! apabila hukum gantung benar terjadi di Indonesia. Mungkinkah para pejabat negeri di Indonesia masih ada yang selamat dari tindak korupsi? mengingat Indonesia terkenal dengan surga koruptor mulai dari pedesaan sampai ujung pusat Indonesia. Inilah tantangan berat bagi para pejabat negeri dalam menjalankan tugas, agar tidak melakukan tindak korupsi.

Keberanian Anas dengan slogan "gantung di monas" merupakan suara yang akan tercatat dalam sejarah di negeri Indonesia. Sebab bangsa Indonesia saat ini telah melakukan perang melawan koruptor, sehingga pernyataan Anas perlu dukungan dari masyarakat, bahwa bangsa Indonesia harus terbebas dari tindak korupsi. Bahkan "gantung di monas" sekalipun harus siap bagi pelaku penilep uang negara, apabila hukum gantung telah di syahkan bagi pelaku koruptor di negeri Indonesia.

Sosok Anas merupakan tokoh muda dan sekaligus ketua partai demokrat, telah melakukan tindakan positif dalam perang melawan koruptor. Bahkan Anas demi kehormatan, pengabdian jiwa dan raga terhadap bangsa rela menjadi martir kehidupan dalam perang melawan koruptor.

Nyawa dan raga bukanlah suatu masalah dalam menegakkan keadilan di Indonesia, walau harus mati di gantung di monas sekalipun. Lalu beranikah pejabat yang lain menyusul Anas, siap di gantung bila melakukan tindak korupsi? kita tunggu saja jawaban para pejabat yang lain. apakah benar mereka siap mengikuti jejak ksatria Anas di bumi nusantara Indonesia? kalau para pejabat sudah siap bulat. Insya Allah bangsa Indonesia dapat terbebas dari penyakit kanker korupsi mematikan, Amiin.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)............

BBM Naik NO, BLT Turun Yes



Kenaikan BBM menambah daftar panjang kemiskinan masyarakat bangsa Indonesia. Sehingga kebijakan kenaikan BBM sangat merugikan bagi masyarakat miskin, tetapi program BLT yang di dengungkan pemerintah merupakan program cerdas di saat masyarakat miskin mengalami serangan kanker ekonomi. Dengan kehadiran program BLT dapat memperingan penyakit kanker ekonomi yang di rasakan bagi kaum miskin di negeri Indonesia. Nah! dari sinilah dapat di katakan, bahwa kenaikan BBM No, BLT turun Yes.

Menelaah salah seorang anggota Dewan terhormat yang mengatakan, bahwa BLT sama dengan bantuan langsung tewas, pernyataan tersebut tentu mengundang berbagai perhatian di masyarakat, kenapa anggota DPR di gaji uang negara yes? tetapi kenapa masyarakat miskin mendapatkan BLT di tentang sebagian anggota Dewan? Inilah persoalan sederhana yang sulit di cerna dengan hati dingin, tetapi kalau di cerna secara logika ala DPR, sudah tentu dapat di ambil sebuah kesimpulan, bahwa anggota Dewan terhormat sangat bahagia di saat dapat menikmati kekayaan negara, tetapi di saat masyarakat miskin mendapatkan BLT terasa berat hati melepas uang negara tersebut.

Kenaikan BBM merupakan momok sebagian besar masyarakat bangsa Indonesia. Mengingat kenaikan BBM akan menjadi hantu gentayangan yang siap merenggut hak kaum miskin, apalagi kenaikan BBM akan memicu berbagai kenaikan bahan pokok lainnya. Sehingga kenaikan BBM sangat terasa berat bagi kehidupan masyarakat pada umumnya.

Keberadaan BBM sudah menjadi bahan pokok dalam kehidupan ditengah-tengah masyarakat, sehingga di saat BBM naik, tentu sangat berpengaruh dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Inilah persoalan yang sudah semestinya di pikirkan para pengelola negara, agar kenaikan BBM tidak merusak ekonomi masyarakat, tetapi kalau melihat dari nalar tentang kenaikan BBM, sudah dapat di pastikan masyarakat akan mengalami kerusakan dalam membangun ekonomi di tubuh masyarakat bangsa Indonesia.

Sedangkan keberadaan program BLT dari pengelola negara, apabila Benar-benar di kucurkan bagi masyarakat kecil, tentu sangat membantu bagi kehidupan kaum miskin di seluruh nusantara. Sehingga dengan program BLT dapat dijadikan tambahan daya tahan hidup bagi masyarakat luas, agar lebih baik dalam menata ekonomi dan membangun berbagai sumber daya pangan lainnya. Bahkan keberadaan BLT dapat menambah biaya pendidikan bagi masyarakat kecil.

Memang bagi sebagian anggota DPR, bahwa program BLT bukan jawaban cara mengentaskan kemiskinan, tetapi padahal BLT bagi masyarakat miskin sangat di butuhkan. Mengingat BLT punya peran menunjang ekonomi masyarakat miskin, apalagi BLT program yang langsung menyentuh jantung masyarakat miskin, tidak seperti Program-program lain yang berkisar pada kantong para pejabat dan aparat dari desa sampai pusat.

Program BLT merupakan salah satu program yang paling efektif bagi kehidupan masyarakat, sejak kepemimpinan Soekarno sampai SBY, bahwa BLT merupakan program paling menyentuh di jantung masyarakat dan mampu menjadi sebuah perbaikan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi yang di sayangkan masyarakat di saat BLT turun, namun harga BBM melambung naik. Sehingga bantuan BLT tidak dapat di optimalkan secara maksimal, karena menutup kebutuhan harga BBM naik dan di iringi kenaikan harga lainnya.

Nah! dari tulisan di atas dapat di ambil kesimpulan, bahwa masyarakat miskin sangat terbantu oleh program BLT, tetapi sangat di rugikan dengan program pemerintah atas kenaikan BBM. Sehingga dapat di istilahkan BBM naik No, BLT turun Yes.

Nah! dari sinilah para anggota Dewan terhormat di gedung DPR harus bisa memilah antara program cerdas dengan program yang memberatkan bagi kehidupan masyarakat. Ingatlah anggota DPR di gaji dari jerih payah keringat masyarakat, tetapi di saat pemerintah mencairkan dana bagi masyarakat kecil, tolong jangan di halangi, apalagi mengatakan BLT sama dengan bantuan langsung tewas. Karena masyarakat Sekali-kali harus merasakan kekayaan sumber daya alam dan sumber pajak, bukan hanya DPR yang boleh merasakan Sumber-sumber kekayaan negara. Sungguh, Allah maha pemberi nikmat segala.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)...........