Friday, 7 August 2015

Pagi Indah


Pagi indah saat melihat pemandangan sungai, tentunya mengingatkan keindahan yang mengagumkan dengan saat melihat laju deras air yang penuh dengan keindahan yang menyentuh kalbu bagi mata siapa saja yang memandang. Pagi Indah istilah yang menggambarkan pagi hari nan ceria penuh dengan do'a-do'a gaib yang terlukis di sanubari terdalam.

Bersama pagi indah membangun suasana keindahan alam yang menggugah di setiap kalbu yang melihat keindahan pagi indah dengan di suguhi aliran air sungai yang tenang dalam alunan gemercik yang mengagumkan. Pagi indah isyarat keindahan masih ada di setiap nafas kehidupan.

Membangun Islam Tradisional di Bumi Nusantara



Membangun Islam tradisional membutuhkan sebuah keberanian dalam mengambil sikap. Mengingat gagasan tentang ke-Islaman bertebaran dibumi nusantara melalui beragam aliran dan paradigma pemikiran, seperti gagasan Islam khilafah maupun Islam liberal yang juga ikut memberi warna di bumi nusantara. Sehingga Islam dengan berbagai macam gagasan masuk dalam tubuh masyarakat Islam, tetapi Islam tradisional sebagai ke-Islaman yang cocok dengan karakter masyarakat pribumi dalam memberi sebuah gagasan secara tepat.

Keberadaan Islam tradisional sebagai bentuk pengejawantahan antara teks dan konteks, agar kedua hal ini dapat bersinergi yang saling berkaitan secara utuh. Karena Islam tradisional merupakan wajah ke-Islaman dengan mengambil Nilai-nilai yang terdapat dalam kawasan Nusantara, untuk digali dalam khazanah ke-Islaman yang lebih membumi dalam kehidupan secara kaffah.

Sedangkan Islam liberal maupun Islam khilafah cenderung mengarah pada pola pemikiran Kebarat-baratan dan ketimur-tengahan. Inilah perbedaan mendasar antara Islam tradisional dengan Islam liberal maupun Islam Khilafah dalam membangun karakter masyarakat pribumi nusantara.

Nusantara dengan keragaman yang dimiliki, baik masalah sosial, budaya, ekonomi, politik dan masih banyak lagi ditubuh nusantara, tentu semua membutuhkan pendekatan yang elegan dalam membangun masyarakat Islam secara kaffah, agar dapat bersinergi dengan baik antara gagasan dengan realita kehidupan ditengah-tengah masyarakat.

Dalam membangun Islam tradisional tak lepas dari sebuah strategi dengan pendekatan sosial maupun budaya, agar masyarakat di nusantara dapat menerima dengan baik keberadaan ajaran Islam, tentu semua dikemas dengan cerdas antara paradigma pemikiran dengan fakta dilapangan, agar tidak terjadi sebuah benturan yang keras. Namun dapat terjadi saling bersinergi antar kedua hal tersebut.

Islam tradisional merupakan sebuah gagasan dengan memberi sebuah paradigma pemikiran ke-Islaman yang lebih elegan dalam mencapai masyarakat secara kaffah, tentu dalam naungan ajaran Islam secara utuh ditengah-tengah keberagaman dalam kehidupan masyarakat.

Berbagai ajaran Islam berkembang pesat di bumi nusantara dengan segudang pemikiran maupun dalam bentuk penerjemahan tentang ke-Islaman, tetapi Islam tradisional mencoba memberi warna dengan mensinergikan antara budaya lokal dengan ajaran Islam, agar tidak terjadi sebuah benturan, tetapi kedua hal ini mampu mencapai dalam bentuk saling melengkapi antar satu dengan lainnya.

Membangun Islam tradisional dibumi nusantara membutuhkan sebuah daya dan upaya yang tepat, agar terjadi sebuah masyarakat yang penuh dengan kemaslahatan, dan mendapatkan rahmat dari sang maha pencipta segala, tentu semua membutuhkan sebuah gagasan yang tepat dalam meletakkan pondasi ke-Islaman, agar sesuai dengan ajaran suci ditengah-tengah budaya masyarakat setempat dalam membangun ajaran Islam dibumi nusantara.

Semoga Allah SWT memberi limpahan rahmat dan berkah kepada para pemkir Islam dalam membangun masyarakat tradisional di bumi nusantara, Amiin...........

Gempa Ing Negeri Tresna


Dening: Khoirul Taqwim

Gempa nempuh ing negeri terasingkan
separuh nyawa ical
gempa nempuh ing negeri sang panresna
sedaya manah badan dados abu

Terurai eluh
sirat kepiluan
rai menyimpan
kebekuan sedhih nglebet
Rah mengalir
bena daratan
menutup
keran-keran kegesangan

Panresna luruh lara
galap jiwa
hampa raga
manah njisim raos

Gempa manah
ical nurani
rekaos nyeri
nujleb relung lebet

Tresna kesedhihan
telas sedaya wanci
ical lampau
tengga lebet gelap mboten enten gina

Gempa
sederhana
dikit basa
bahaya entenipun

Mlajar gempa
tutup rapet
mengalir
mengayun sekencang cahaya

Gempa tresna
larut pilu
mengais
mlampah-mlampah nurani

Goyangan
njoget
seru seran
gempa panik kedadosan

Mlajar-mlajar
wilujengaken
jiwa sampeyan
manah sampeyan salajeng

Dokter psikis
nengga
nggeret
menawi mantun mboten kunjung datheng

63. Daster Tiga Dara Abstrak @Rp. 25.000


Harga promo Daster Tiga Dara Abstrak dengan harga obral murah perbiji Rp. 40.000. Sedangkan bagi yang mau beli 10 biji dengan harga promo Rp. 25.000 perbiji. Dan bagi yg berminat bisa menghubungi nomor telepon 085-647-217-538, Pin BBM 7d2a8bc2.

Thursday, 6 August 2015

Pulau Seda


Dening: Khoirul Taqwim

Kitha ingkang nggrama
mbenter beringas teng sapanjang margi
kesedan dados santapan gagak cemeng
Kala pecah roket berhembus teng udara
ngantos keserat setunggalewu serdadu mboten bernyawa

Oooo...
Pulau seda
dinten kelabu kala punika
Denyut nadi kesugengan kendel sakedhap
mriksani letusan rudal-rudal kesedan

Blair.......
swanten midhanget menggelegar

Door....
senjata nyenjata miwiti nempuh setunggal sami benten

Duum.....
nuwuna sedaya makhluk sugeng

Pulau seda wanci punika
mbikak yutan mustaka terhenyak
Jasad berserakan teng bantala lapang
Nyawa ical mboten karuan
kala bayonet-bayonet melalang datheng penjuru jagad

Pulau seda
Saksi bisu tragedi masa silam