Friday, 18 March 2011

Boom Meledak, Wartawan di Untungkan


Ketika boom meledak di saat korban begitu banyak, ternyata tidak semua di rugikan, sebab ada juga yang di untungkan. Lalu siapa mereka yang ikut di untungkan dengan peristiwa itu? Nah! wartawan inilah yang ikut di untungkan dengan peristiwa boom meledak, karena dengan adanya peristiwa tersebut, berarti si wartawan dapat meliput berita Sepuas-puasnya, sehingga pemberitaannya dapat laku terjual di pasaran dengan laris manis.

Kita sering melihat peristiwa korban ledakan boom, sehingga dalam benak kita memunculkan sisi negatif dari peledakan tersebut, namun ternyata ada juga sisi positif yang dapat kita lihat, bahwa manusia tercipta dengan keberagaman. Karena manusia punya nilai jahat dan juga nilai yang baik. Dari situlah bentuk kesempurnaan manusia dalam menutup kekurangan dan kelebihannya. Sehingga manusia ada sebagian yang tercipta sebagai pembunuh dan ada yang dicipta sebagai korban pembunuhan.

Keberadaan wartawan sebagai peliput berita yang terkini dan terpanas, karena itu ketika wartawan mendengar ada pembunuhan melalui ledakan boom, tentu wartawan akan di untungkan dengan pemberitaan yang di tulis maupun melalui liputan yang berbentuk lain.

Sebenarnya sering kita tidak tahu tentang sebuah kabar, tetapi para wartawanlah yang memberitakan sebuah kabar, sehingga kita tahu apa yang sedang terjadi dalam kehidupan di tengah-tengah masyarakat.

Nah! siapa yang terlihat jelas di untungkan dari ledakan boom saat ini? ternyata kalau kita telusuri secara fakta di lapangan, bahwa kelompok wartawanlah yang paling di untungkan dengan kejadian apapun yang bersifat panas dan aktual, karena dengan kejadian tersebut wartawan dapat meliput sepuas-puasnnya tentang peristiwa yang masih hangat dan layak jual di pasaran, sehingga dengan kejadian ledakan boom yang saat ini terjadi, banyak wartawan yang panen untung berlipat ganda dengan peristiwa yang aktual dan yang masih hangat dalam pembicaraan di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........ ..

Thursday, 17 March 2011

Naik Bus Di Malam Jum'at Kliwon


Berangkat malam hari dari Surabaya mau pergi ke yogya di malam jum'at kliwon, tak terasa cepat sekali sampai di Yogya sekitar jam 12 tepat malam, di saat melihat jam yang ada di HP, hati berdetak agak mulai merinding takut tak karuan, padahal tadi berangkat dari Surabaya jam 10 malam, dalam hati berpikir tak mungkin nyampe' ke yogya di jam12, mustahil banget perjalanan yang sangat jauh cuma membutuhkan 2 jam, padahal waktu normal seharusnya 7 sampai 8 jam.

Hati mulai kacau saat sampai di terminal Yogya, lalu di lihat lagi jam yang ada di HP, ternyata tetap menunjukkan jam 12 tepat, hingga hati kecil bilang jangan-jangan ini tadi bus hantu, bulukuduk mulai merinding ketakutan, namun di sela-sela itu berusaha memberanikan diri lagi melihat jam yang ada di HP dan nampak tetap terlihat jam 12 tepat, mulai hati agak lega, karena sudah dapat menerka bahwa jam yang ada di HP ternyata mengalami kerusakan, akhirnya hati gamblang tak karuan senang dengan bisa menebak bahwa yang di naiki tadi bukan bus hantu, tapi jam HP yang lagi rusak.

Walaupun jam HP rusak, tapi terasa hati tetap lega, karena tadi yang di naiki Benar-benar bus dan bukan bus hantu.........

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........ ..

Ledakan Tulisan Lebih Dahsyat Di banding Boom


Kita sering mendengar kutukan keras terhadap pelaku boom bunuh diri maupun aksi kekerasan lewat jalur lainnya, tetapi kita terkadang lupa bahwa ternyata ledakan tulisan guncangannya lebih dahsyat di banding boom, maka dalam Islampun di katakan bahwa mukjizat tertinggi Nabi Muhammad adalah kitab suci Al-Qur'an, berarti dari perkataan itu tulisan punya nilai yang sangat dominan dalam membentuk sebuah karakter umat, bahkan jika salah menerjemahkan sebuah tulisan, tentu tidak kalah menakutkan di banding ledakan boom yang terjadi saat ini.

Seorang penulis tentu akan mempertanggung jawabkan sebuah tulisannya, ketika dia berani mempublikasikan sebuah tulisan yang kontroversial, terkadang kematian adalah jalan jika seorang penulis salah langkah atau bisa di bilang terlalu berani menyinggung persoalan yang mendasar tentang apapun itu bentuknya, karena itu seorang penulis di tuntut berhati-hati di setiap mempublikasikan tulisannya sebagai bentuk proses dalam memegang teguh gagasannya, dan mawas diri dari menerima imbas dari ledakan apa yang pernah di tulis

Memang itulah sebuah resiko yang di emban dari seorang penulis dalam mempertanggung jawabkan apa yang menjadi nalar dan gagasan dalam merangkai sebuah makna yang ada dalam diri seorang penulis. Sehingga seorang penulis di tuntut cermat dalam menerjemahkan segala sesuatu dengan bahasa yang lebih elegan dalam menafsirkan beragam permasalahan yang menjadi substansi gagasannya.

Kekuatan tulisan banyak orang menganggap biasa, bahkan ada yang menganggap hanya sebatas remeh, padahal kalau kita masih ingat segar tentang sejarah Zaid bin Tsabit pada saat sebelum menulis Al-Qur'an, dia pernah mengatakan bahwa menulis Al-Qur'an lebih berat daripada memindahkan sebuah gunung. Nah! dari situlah kita dapat mengambil pelajaran bahwa menulis ternyata punya tanggung jawab besar bagi seorang yang berani menggoreskan pena maupun bagi siapa saja yang berani mengetuk keyboard dengan mengukir huruf perhuruf dalam menerjemahkan kerangka teoritis maupun praktis.

Ketika kita mendengar ledakan boom yang maha dahsyat, banyak kepala manusia tersontak kaget dan terkadang mengatakan ini permainan yang sangat berbahaya, tetapi kita lupa bahwa awal dari seorang mengeboom tak lepas dari seorang yang pandai menuangkan sebuah gagasan, sehingga ada orang yang berani melakukan tindakan mengambil resiko yang paling ekstrim sekalipun, karena berawal dari ilmu pengetahuan yang bersifat sederhana, lalu di abadikan melalui tulisan.

Nah! berangkat dari tulisan itulah sehingga memunculkan gagasan yang tidak hanya memasuki wilayah teoritis, namun sudah menjadi virus dan menyebar siapa saja yang terkena dari gagasan sebuah tulisan, sehingga dia berani melakukan hal yang diluar rasional dan melakukan boom bunuh diri maupun bentuk pembunuhan lainnya, di karenakan dari proses menerima sebuah gagasan yang berawal dari tulisan, lalu di aplikasikan dalam menerjemahkan di tengah-tengah kehidupan masyarakat luas, bahkan ada yang menerjemahkan sebuah tulisan secara ekstrim sesuai dengan nalar berpikirnya.

Pemikiran diatas dapat di kerucut bahwa ledakan tulisan ternyata tidak kalah dahsyat di banding ledakan boom, karena sebuah gagasan yang tertulis tak pernah mati dalam arti sesunguhnya, walaupun sang penulis sudah tiada di alam semesta. Sementara boom akan meledak di ruang dan waktu pada saat itu, namun tulisan setiap saat di ruang dan waktu yang berbeda akan terus tumbuh menjadi Ledakan-ledakan baru yang tak pernah mati hanya dalam satu ledakan.

Kekuatan tulisan memang tidak bisa di anggap remeh, sehingga wahyu tertinggi para nabi adalah berbentuk gagasan yang di abadikan melalui tulisan yang tertuang dalam kitab suci. Sejarah mengenai tulisan memang tak pernah Benar-benar mati, sebab tulisan hanya mati suri belaka, tetapi di suatu saat di ruang dan waktu yang berbeda dapat hidup lagi dan menjadi virus yang lebih menakutkan di banding ledakan boom yang terjadi saat ini.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........ .

Pengasihan Yang Paling Manjur


Mbah mau bagi ilmu lagi tentang pengasihan, banyak orang pintar bilang ini di sebut dengan Pengasihan Nabi Yusuf yang terkenal dengan kedahsyatannya dan kemanjurannya.

caranya gampang: puasa biasa selama 3 hari tiap malam do'anya di baca sebanyaknya, nanti ketemu pertama kali sehabis puasa bacalah 7 kali syukur kalau bisa tiupkan mukanya. Kalau memutuskannya bacalah terbalik 3 kali.

Ini bacaan do'anya: Bismillahirrahman nirrahim
Itkhola Yusufuli abihi ya abati, inni roaytu achadan ngasaro kaukaban was samsa wal khomaro roaytuhun lisajidin si.........(sebut namanya dan maksud kita).

Semoga berhasil dan ane saranin jangan di buat Macam-macam...

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........ ..

Wednesday, 16 March 2011

Boom Meledak ( Melanggengkan Kekuasaan atau Semangat Revolusi)


Kita sering melihat sebuah gerakan revolusi, tentu di situ akan terjadi boom meledak dimana-mana, sehingga terkadang revolusi dibuat kabur atas nama fundamentalis ekstrim dalam pemahaman yang menyudutkan bagi para pengebom, karena itu di perlukan sebuah analisa yang mendalam tidak asal tuduh sana-sini terhadap pengebom maupun yang jadi target pengebom, tetapi melihat dari kaca mata di balik boom yang terus terjadi.

Evaluasi diri inilah yang di perlukan dalam menghadapi rentetan boom yang terjadi saat ini, sebab bagaimanapun juga perlu mawas diri tentang gerakan boom bunuh diri yang tanpa tujuan tak jelas, apakah hanya membuat sebuah kekacauan negara atau memang di ciptakan sebuah skenario besar tentang pengeboman yang terjadi belakangan ini dengan tujuan melanggengkan sebuah kekuasaan besar.

Revolusi dan boom merupakan salah satu cara dalam menggapai sebuah tujuan, nah! disinilah yang menjadi sebuah pertanyaan, pengeboman di dasari semangat revolusi atau semangat melanggengkan sebuah kekuasaan? mungkin juga hanya sebatas imbas dari kedua hal tersebut.

Kalau kita menganalisa secara cermat tentang sebuah boom apapun itu bentuknya , sebagian besar merupakan efek dari sebuah gerakaan entah itu penggulingan kekuasaan atau menebar kekuasaan baru, bahkan ada boom yang bertujuan mempertahankan status quo.

Dari uraian di atas dapat kita ambil pelajaran tentang boom yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, apakah ada indikasi boom untuk melanggengakn kekuasaan sang penguasa atau murni dari sebuah gerakan revolusi? pertanyaan di atas menggugah hati nurani kita untuk terus mengamati perkembangan yang terjadi mengenai boom bunuh diri maupun boom berbentuk lain.

Kejadian boom bunuh diri atau boom yang berbentuk lain, merupakan salah satu langkah dalam menggapai keberhasilan yang terkadang sulit di analisa dengan nalar datar, karena ini banyak propaganda yang susah sekali kalau kita hanya melihat boom meledak dan siapa yang menjadi pelaku maupun korban, tetapi butuh suatu pemahaman yang cerdas, agar dalam mendudukkan permasalahan boom saat ini dapat mencapai gamblang dan tuntas dalam menggapai keberhasilan untuk menuntaskan masalah tersebut.

Ledakan boom merupakan jalan pelanggengan kekuasaan atau memang sebagai bentuk politis belaka, inilah yang terkadang susah membedakan boom yang bersiafat alami dengan boom yang bersifat kepentingan politis.

Kita juga sering mendengar kalau ada masalah boom yang disalahkan cukup para pengebom dan mengetahui siapa yang ada di balik korban boom, padahal ketika ada boom tidak menutup kemungkinan di situ ada jalan pelanggengan kekuasaan dengan cara menunjukkan musuh bersama, sehingga sang penguasa seolah-olah sebagai pahlawan masyarakat.

Jadi kita tidak hanya terjebak siapa yang ngeboom dan siapa dalangnya pengebooman, tetapi kita coba analisa lebih dalam dari itu, apakah boom itu tercipta sebagai pelanggengan dominasi yang ingin kekuasaan secara telak atau itu berangkat murni dari sebuah revolusi? dan juga tidak menutup kemungkinan itu hanya efek dari pelanggengan kekuasaan atau itu sudah masuk keranah efek revolusi.

Melihat di balik pengeboman memanglah tidak gampang, karena di situ kita melihat ada yang dirugikan dan ada yang diuntungkan, Nah! yang menjadi pertanyaan terakhir saat ini , ketika terjadi boom siapa yang sering di untungkan? Lagi-lagi kita melihat apakah kaum revolusioner yang di untungkan atau sang penguasa yang diuntungkan? pertanyaan inilah yang sulit kita cari tentang ledakan boom ketika kita melihat dari sisi dibalik pengebooman yang terjadi saat ini.

Tulisan di atas saebatas masukan sedikit untuk evaluasi tentang di balik ledakan boom yang terus meledak dan tak kunjung selesai dentuman ledakan yang menggemparkan masyarakat.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........ .